Oleh : dr. Wijaya Hartanto
Setiap orang pasti pernah mengalami nyeri. Lantas apa yang dimaksud nyeri ?
Nyeri merupakan suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan bersifat subjektif. Perasaan nyeri pada setiap orang berbeda dan hanya orang tersebutlah yang dapat menjelaskan atau mengevaluasi rasa nyeri yang dialaminya. Rasa nyeri merupakan cara tubuh untuk memberitahu bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuh anda.
Terdapat berbagai macam jenis nyeri. Sebagai contoh nyeri alih dari jaringan tubuh yang lebih dalam dapat menyesatkan dalam menentukan sumber asal penyakitnya. Hal ini sering terjadi pada kasus yang timbul dan dirasakan di daerah tulang belakang. Nyeri yang berasal dari organ dalam, sifatnya tumpul, merata dan tidak terlokalisasi secara jelas, nyeri tersebut dapat pula menyebar ke struktur lain. Sebagai contoh nyeri akibat penyakit batu ginjal dapat dirasakan menjalar dari pinggang ke lipat paha. Sementara nyeri akibat serangan jantung dapat menjalar ke lengan kiri, rahang atau tembus ke punggung.
Lamanya suatu serangan nyeri dan sifat nyeri pada saat gejala muncul penting untuk diperhatikan, karena akan membantu dalam penanganannya. Berdasarkan dari segi waktu, nyeri dapat dibagi menjadi nyeri akut dan nyeri kronis.
Nyeri akut biasanya berlangsung dalam waktu yang relatif singkat. Frekuensi serangan nyeri, lama dan intensitasnya juga perlu diperhatikan, contohnya yang sering berulang nyeri gangguan syaraf daerah muka, migrain, nyeri dada berkaitan dengan jantung, kolik batu empedu dan ginjal. Nyeri kronis terjadi selama beberapa minggu atau bulan, biasanya dapat diredakan dengan obat anti nyeri ringan. Nyeri tersebut biasanya menetap.
Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan mengobati penyakit dasarnya, misalnya bila ada infeksi maka akan diberikan obat, bisa juga dengan mengurangi kecemasan, selain itu bisa dengan bantuan fisioterapi maupun akupuntur.
Konsultasikan ke dokter terdekat bila anda mengalami gejala nyeri yang tidak sembuh – sembuh.

