Dobo, BeritaJar.com: Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) sektor Eden Jemaat GPM Dobo Klasis Pulau-Pulau Aru resmi diresmikan, Jumat (19/11/2021).
Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey saat menghadiri peresmian gedung baru SMTP sektor Eden menyampaikan apresiasi kepada jemaat sektor Eden atas pembangunan tersebut.
“Selaku Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan pengabdian seluruh fungsionaris Gereja Jemaat GPM Dobo yang mana telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan Gedung ini dengan baik,” ucapnya.
Dikatakan, konsep pembangunan Iman dapat diartikan dalam makna yang luas, termasuk didalamnya Pembangunan sarana Prasarana penunjang pelayanan dan kesaksian Umat.
Pendidikan Formal Gereja yang dikembangkan oleh Gereja Protestan Maluku, kata Sogalrey adalah cara gereja melakukan riset teologi yang dirancang bangun untuk menumbuhkan motivasi umat dan pelayan untuk mendesain metode pembelajaran yang efektif dan variatif mendukung tujuan kesaksian, pelayanannya, termasuk pembangunan gedung SMTPI sektor eden jemaat GPM dobo, yang merupakan salah satu strategi untuk menjawab tantangan PFG di jemaat ini yang cukup sulit dalam konteks luas wilayah pelayanannya.
“Saya berharap dengan dibangunnya gedung ini dapat memberikan dampak positif untuk hal dimaksud, sehingga para pengasuh maupun anak sekolah minggu dapat melakukan pendidikan formal gereja baik,” ujarnya.
Kepada Majelis jemaat GPM Dobo, selaku penanggungjawab PFG di Jemaat ini, agar dapat mendorong seluruh penyelenggara PFG di jemaat GPM Dobo khususnya di sektor EDEN untuk dapat memanfaatkan gedung ini dengan baik sesuai fungsi dan tujuannya.
Sebab kata Muin, apa gunanya kita membangun sebuah gedung, dengan biaya pengorbanan, tenaga dan perhatian jemaat, tetapi asas manfaatnya tidak memberikan dampak bagi pertumbuhan iman, moral dan pendidikan bagi generasi muda penerus bangsa dan Gereja dengan baik.
“Ciptakan kolaborasi kemitraan yang holistik dengan terus mendorong peran fungsi umat secara menyeluruh Para pengasuh giat mengajar, anak sekolah minggu digiatkan untuk rajin belajar, demikian juga orang tua diingatkan untuk rajin mendorong dan mengajak anak ke sekolah minggu, yang merupakan basis utama pendidikan formal gereja,” ingatnya.
Sebab sambungnya, Majelis Jemaat tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari semua umat untuk mencapai tujuan bersama demi pembangunan akhlak dar moral serta iman anak-anak kita dengan baik.
Pada kesempatan itu, Wabup Sogalrey berpesan agar ditengah kompleksitas tantangan kebangsaan kita semua bergandengan tangan untuk terus mendorong tumbuh kembang anak-anak kita sehingga pendidikan mereka jangan diabaikan, tetapi mesti menjadi prioritas sebab itu modalitas utama kita dalam mempersiapkan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan global yang seperti generasi milenial, bahaya radikalisme, hoax aksi bully, pelanggaran etika bersosial media, ujaran kebencian, yang bertumbuh subur akibat lemahnya pendidikan keluarga, pendidikan formal dan non formal yang diabaikan oleh kita semua.
Selain itu, Pendidikan formal gereja harus mampuh menghadirkan penguatan spiritual Iman umat, dalam konsep kemitraan, mendukung seluruh kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah mendukung system pendidikan nasional, mengupayakan tindakan Promotiv dan Preventif memutuskan mata rantai kebencian, kekerasan, ketidakadilan, kemiskinan dekadensi moral
“Untuk itu, Gereja hadir sebagai solusi atas masalah keumatan dan kebangsaan demi menghadirkan kedamaian, cinta kasih, damai sejahtera seperti yang diajarkan Yesus kepada jemaat-Nya,” pesan Sogalrey.

