Kecewa Putusan Hakim, Ribuan Massa Rusaki Kantor PN Dobo

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Ribuan masyarakat adat Aru melakukan penyerangan dan merusak kantor Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Dobo, Rabu (27/11/2021).

Penyerangan dan pengrusakan tersebut akibat putusan PN Dobo yang memenangkan pihak TNI AL dalam sengketa tanah ada di desa Marfenfen Kecamatan Aru Selatan.

Masyarakat adat Aru terkhususnya desa Marfenfen merasa kecewa setelah proses persidangan berbulan-bulannya akhirnya dimenangkan oleh TNI AL setelah putusan PN Dobo memenangkan pihak TNI AL atas gugatan masyarakat adat Marfenfen atas lahan 689 hektar yang dikomplain TNI AL.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi kejadian, ribuan masyarakat adat dari kecil hingga orang tua melakukan pengrusakan kantor PN Dobo dengan lakukan pelemparan

Akibat pelemparan batu, kayu dan benda lainnya, seluruh kaca jendela dan pintu kantor PN Dobo hancur berantakan, Bahkan puluhan personil dari Polres Kepulauan Aru yang di beck-up oleh Koramil 1503 Dobo dan Brimob tidak mampu membendung ribuan masyarakat yang mengamuk atas kekecewaan terhadap putusan PN Dobo tersebut.

Hingga pukul 15.00 WIT, kantor PN Dobo akhirnya di sasi adat oleh para tua ada Aru. Bahkan bukan saja kantor PN Dobo yang di sasi, mereka (masyarkat) tetapi juga melakukan sasi di Bandara Rar Gwamar Dobo dan merencanakan lakukan saksi pada pelabuhan Yos Sudarso Dobo.

Hingga berita ini di siarkan, ribuan masyarakat adat Aru tidak sedikit pun meninggalkan depan kantor PN Dobo.

Salah satu pemuka adat, Amad Naflery mengatakan, mereka (TNI AL) boleh menang surat, namun tanah ini adalah milik masyarakat adat Aru.

“Perjuangan masyarakat adat belum sampai di sini, karena mereka akan memproses ke tingkat lebih atas dengan melakukan banding,” ucapnya.

Sementara itu, seluruh hakim PN Dobo maupun staf akhirnya di evakuasi oleh aparat keamanan dengan menggunakan mobil dinas Reserse Polres Kepulauan Aru dan mobil dinas PN Dobo.

Selain itu, terlihat pula seluruh dokumen milik PN Dobo semuanya di evakuasi menggunakan mobil Kabag OPS dan Satlantas Polres Aru dengan mendapat pengamanan pihak TNI AL.