Site icon BeritaJar

Ngorok Saat Tidur Apakah Bahaya?

Oleh : dr. Wijaya Hartanto

Mendengkur atau ngorok adalah suatu keadaan dimana seseorang mengeluarkan suara kasar saat tidur. Kondisi ini merupakan akibat dari sumbatan atau penyempitan saluran pernapasan. Mendengkur dapat dialami oleh setiap orang, dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, kondisi ini juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan termasuk obstructive sleep apnea. 

Obstructive Sleep Apnea bisa disebabkan oleh sumbatan jalan nafas Sebagian atau total. Sebagai akibat, pengidap akan kekurangan oksigen dan berkali kali terjaga , bahkan ada yang sampai terbangun. Penyebab dari Obstructive Sleep Apnea ini bisa dari banyak hal diantaranya seperti obesitas, perokok, usia, jenis kelamin (laki-laki lebih sering), pecandu alcohol, penggunaan obat-obat penenang, hingga posisi tidur.

Obstructive Sleep Apnea ini bisa terjadi akibat otot belakang tenggorokan terlalu rileks saat tidur, mengakibatkan jalan nafas terlalu rileks sehingga kemampuan untuk mempertahankan jalan nafas tetap terbuka akan menurun. Selain itu, Obstructive Sleep Apnea juga bisa disebabkan oleh sumbatan akibat Tonsil / Amandel yang membesar khususnya pada anak – anak.

Gejala – gejala yang dialami saat seseorang menderita Obstructive Sleep Apnea diantaranya sulit berkonsentrasi, cepat Lelah, mudah mengantuk, mulut terasa kering saat baru bangun, kepribadian berubah (mudah marah), daya ingat menurun, depresi, hipertensi dan sakit kepala.

Semua gejala yang timbul di atas disebabkan karena otak yang mengalami kekurangan pasokan oksigen akibat adanya sumbatan terhadap aliran oksigen melalui saluran pernafasan khususnya di daerah tenggorokan.

Cara pencegahan terhadap Obstructive Sleep Apnea adalah dengan gaya hidup yang sehat yaitu dengan menjaga berat badan ideal, kurangi merokok dan minum alkohol, olahraga teratur, jangan tidur dengan posisi terlentang.

Kapan harus ke dokter?
Jika mengalami gangguan pernapasan saat tidur, serta terbangun dengan mulut kering dan mengalami depresi, mungkin anda sedang mengidap Obstructive Sleep Apnea (OSA), segera periksakan diri anda.

Exit mobile version