Oleh : dr. Wijaya Hartanto
Minum alkohol tampaknya menjadi tren bagi orang – orang jaman sekarang, banyak yang percaya bahwa minum alkohol dapat memudahkan seseorang untuk bersosialisasi / dapat diterima di kalangannya. Bila orang tersebut sudah ketergantungan terhadap alkohol disebut pecandu alkohol. Lantas apa bahayanya bagi pecandu alkohol terhadap tubuh?
Seseorang yang meminum alkohol secara rutin selama bertahun – tahun dapat mengalami gangguan yang berhubungan dengan kerusakan fungsi otak dan efek negatif lainnya.
Pada dasarnya Alkohol adalah racun apabila masuk ke dalam tubuh. Ketika alkohol masuk tubuh, akan dicerna disaluran pencernaan darah dan masuk ke aliran darah dan berbagai organ. Proses metabolisme alkohol terjadi di hati, ketika kadar alkohol dalam darah tinggi akibat kebiasaan minum yang berlebihan akan membebani kemampuan hati/liver untuk memproses alkohol. Suatu saat bila proses ini berlangsung terus menerus akan menyebabkan kerusakan hati/liver yang berujung ke sirosis hati dan akhirnya gagal hati/liver.
Di otak ,alkohol memengaruhi sel – sel otak (neuron) secara langsung. Sebagai zat beracun, minum alkohol dapat merusak, atau bahkan membunuh sel-sel saraf. Selain itu , alcohol juga dapat mempengaruhi gangguan memori. Ketika Alkohol dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama ketika dikonsumsi dengan cepat dan saat perut kosong, alkohol dapat langsung diserap ke aliran darah dan naik ke otak secara cepat sehingga timbul gejala berupa hilangnya kesadaran atau tidak dapat mengingat detail peristiwa, atau bahkan seluruh peristiwa, hal ini dialami Ketika seseorang sedang mabuk.
Apabila konsumi alkohol secara berlebihan, Gejala jangka panjang yang dapat timbul adalah berkurangnya fungsi otak termasuk kesulitan berjalan, pandangan kabur, waktu reaksi yang lambat, dan memori yang terganggu.

