Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan disiplin diri dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) guna terhindar dari penyebaran covid-19.
“Saya menghimbau selalu melakukan disiplin diri dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan minimal 3M memakai masker, mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak,” ucapnya saat membuka kegiatan Warkshop dan Seminar Pendidikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (07/10) di Aula Cendrawasih Dobo.
Dikatakan, sudah dua tahun sejak mengalami pandemi ini mengalami dampaknya luar biasa, ada energy yang terkuras ke pengendalian korona.
Menurutnya, Ekonomi kita mengalami kemerosotan yang luar biasa sehingga berdampak terhadap seluruh bidang kehidupan, termasuk yang dialami oleh seluruh rencana yang disusun oleh OPD sehingga berdampak pula pada seluruh kegiatan pengembangan, baik peningkatan ataupun penguatan kompetensi secara formal maupun informal bagi ASN.
“Mari kita bergotong royong, bahu membahu satukan niat bersama untuk menyudahi pandemic ini,” ajak Sogalrey.
Lanjut dijelaskan, Saat ini kita boleh bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena dari bulan lalu, kita sudah mengalami perubahan signifikan dan mulai masuk pada Zona aman.
Karena kondisi sudah longgar, tambah Muin, sehingga kegiatan Luring (tatap muka) termasuk melaksanakan kegiatan workshop ini yang sudah melibatkan banyak orang tetap berjalan, tetapi sekali lagi kita lakukan dengan penuh kewaspadaan.
“Peluang yang longgar ini oleh Kepala Dinas Pendidikan digunakan untuk kegiatan, tentunya saya memberikan apresiasi yang setinggi — tingginya kepada Kepala
Dinas dan Jajarannya,” ujar Wakil Bupati dua periode ini.
Ditambahkan, Kebijakan pendidikan saat ini berjalan sangat cepat ditandai kebijakan dan terobosan pemerintah yang dilakukan dalam rangka memasuki Era industry 4.0.
“Nampak saat ini adalah arah pendidikan ke digitalisasi contoh nyata, Pelaksanaan Assesmen Nasional berbasis Komputer dan pelaksanaan seleksi P3K dan lain-lain,” urainya.
Perubahan ini, lanjut Sogalrey adalah sebuah keniscayaan yang sangat diprioritaskan, sehingga kita semua tidak bisa menghindar dan harus berpacu mengikuti irama perkembangan tersebut.
Untuk itu, kita juga tidak bisa tinggal diam dan harus merubah posisi kita, yang awalnya kita menunggu tetapi kita saat ini harus jemput perubahan itu.
“Kalau tidak saudara-saudara akan selamanya terus ketinggalan dengan kemajuan daerah lain dari berbagai bidang pelayan termasuk pelayanan di bidang pendidikan,” pungkas Sogalrey mengakhiri.
Untuk diketahui, kegiatan Warkshop dan Seminar Pendidikan tersebut diikuti Para Kepala Sekolah dan Guru Se-Kabupaten Kepulauan Aru dengan menghadirkan sejumlah Narasumber dari Universitas Pattimura Ambon yakni Dekan Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Unpatti Prof. Dr. Izaak h. Wenno, S.Pd, M.Pd, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unpatti, Program Studi Pendidikan Fisika, Dr. Sarlota Singerin, M.Pd, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unpatti, program studi Pendidikan Biologi Dr. Th Watuguki S.Pd, M.Kes dan Dosen Unpatti Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dr. Bety D.S. Hetharion, M.Pd.

