Site icon BeritaJar

Wabup Sogalrey Hadiri Syukuran 50 Tahun Berdirinya Provinsi MSC

Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey menghadiri acara syukuran 50 tahun berdirinya Provinsi Msc Indonesia oleh Komunitas Basis Misioner (KBM) MSC, Kepulauan Aru bersama Pastores, Frater, Suster dan Umat Katholik Wilayah Kepulauan Aru.

Acara syukuran ke-50 tahun itu digelar di desa Berdefan Kecamatan Sir-Sir Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (06/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Muin Sogalrey dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemaknaan terhadap Peringatan 50 Tahun Tarekat MSC ini, melalui Tema : Menjadi Murid Hati Kudus Yesus yang Mengenang, Bersyukur dan Merayakan serta Membaharui Hidup dan Karya, memberikan sebuah penguatan Spiritualitas Murid Yesus yang terus memberikan dampak positif atas kehadiran karya dan misi para missionaries Gereja yang terus mengenang akan Jalan Penderitaan Yesus Kristus yang rela menempuh jalan penderitaan sebagi wujud ketaan-Nya yang sejati kepada Allah yang menghadirkan pemulihan hidup bagi semua orang.

“Atas nama Pemerintah Daerah saya memberikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini, sebagai ruang refleksi Iman para Missionaris Gereja dalam perkumpulan Tarekat Msc yang diutus untuk menyampaikan kabar baik kepada semua orang tentang kerjaan Allah dan keselamatan yang disediakan Tuhan kepada manusia,” ucapnya.

Sogalrey berharap, perayaan dan doa syukur tersebut dimaknai sebagai ruang untuk merefleksikan syukur kebahagiaan, juga bersama berkontemplasi dan mengevaluasi bagaimana melewati sebuah proses penghayatan dan perjalanan suci ziarah pelayan dalam tujuan dan visi misi Provinsi Msc ini.

“Saya yakin sungguh bahwa para pendiri dan promotor Tarekat ini telah merumuskan sebuah penghayatan dan perencanaan Kudus untuk membina spiritualitas para Pastor dan Suster yang memiliki dedikasi dan Janji iman yang tumbuh kuat dalam pengakuan Iman bahwa menjadi saksi dan teladan Yesus adalah panggilan yang mulia untuk menyatakan kepada manusia dan alam ciptaan Allah bahwa keselamatan telah disediakan Tuhan didalam Yesus Kristus Perantara Iman satu-satunya,” urai Wabup Aru.

Lanjut dijelaskan pula bahwa dalam rujukan tema, diuraikan tentang cara menyenangkan ialah untuk mengingat kembali Karya dan perbuatan Kasih Allah yang konkrit yang di lakukan oleh Gereja selaku Persekutuan hidup, diajak untuk menengok ke belakang perjalanan suci peziarahan iman Katholik yang bertumbuh dalam kesabaran, kasih karunia dan cinta.

“Untuk itu, Tema ini dapat memberikan sebuah spirit bagi semua umat agar terus bersaksi dan melayani ditengah konteks bangsa dan Negara, dalam menghadapi tantangan bencana alam dan non alam, badai covid-19 yang melanda dunia sehingga memberikan dampak besar bagi pertumbuhan Iman Gereja dewasa ini,” katanya.

Selai itu, tambah Sogalrey, perubahan-perubahan liturgi di masa pandemi yang memberi sebuah pesan moral bagi kita bahwa Gereja harus siap menyesuaikan kiprahnya dengan perubahan sosial, inovasi, IPTEK , Digitalisasi di era four one Zero.

“Tantangan zaman ini hendaklah di identifikasi sebagai tantangan external yang akan dihadapi Gereja Katholik sebagai bagian dari sebuah perubahan dalam prespektif berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Untuk itu kata Sogalrey, pembinaan dan pendidikan karakter iman umat yang dijalankan oleh Tarekat MSC mesti ditingkatkan guna meyiapkan generasi gereja katholik yang berdayaguna dan berdaya saing yang beriman.

“Saya juga berharap, dengan momentum ini dapat memberikan semangat bagi semua missionaris gereja Katholik dalam tarekat MSC untuk membantu Pemerintah memerangi masalah Narkoba, Sex bebas, Hoax, paham radikalisme, sikap intoleransi, pluralisme dan wawasan primordialisme yang justru menjadi embrio timbulnya bahaya distegrasi bangsa kita sebagai bangsa yang beragama, bangsa yang toleransi dan menghargai kemajemukan,” pintah Wakil Bupati dua periode ini.

Menurutnya, Semua pesan moral yang terkandung dalam Tema Perayaan 50 Tahun Provinsi MSC di Indonesia dapat memberi kekuatan spiritualitas bagi komunitas missionaris dan memberikan penguatan kepada umat katholik di era dewasa ini.

“Semoga momentum ini menjadi titik balik semangat bermisi ditengah dunia yang menantang Iman kita. Tetaplah teguh pada pengutusanmu, sebab apa yang kita lakukan dengan kebaikan dan kebajikan, akan memberi berkat dan sukacita bagi setiap orang yang berpengharapan kepada Tuhan,” harapnya.

Sebab sesungguhnya ungkap Sogalrey, bukan kuantitas dan kualitas organisasi saja yang kita utamakan, tetapi lebih dari itu, menjadikan Provinsi MSC Indonesia sebagai wadah pemersatu bangsa, umat dan Gereja demi menciptakan keutuhan manusia dan ciptaan-Nya dalam oikos semesta yang damai, rukun, penuh cinta kasih demi Indonesia kuat, tangguh, bermartabat dan beragama di Kabupaten Kepulauan Aru yang kita cintai bersama.

Exit mobile version