Site icon BeritaJar

Konferda Ke-2 AMGPM Daerah Arsel, Wabup Aru: Saya Menyambut Baik Kegiatan Ini

Dobo, BeritaJar.com: Pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) Ke-2 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Aru Selatan (Arsel) yang berlangsung di Jemaat GPM Gomar Sungai, Kamis (27/5/2021).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey mengatakan bahwa AMGPM Daerah Aru Selatan memenuhi tuntutan organisasi dengan menggerakkan seluruh potensi dalam rangka menggelar momen ini dengan baik.

“Selaku Pemerintah Daerah, saya menyambut baik kegiatan ini dan memberi apresiasi kepada seluruh potensi AMGPM di daerah Aru Selatan atas segala dedikasi bermitra dengan pemda mendorong terciptanya tujuan pembangunan bersama melakukan perubahan potensi dan terus mengevaluasi seluruh kebijakan yang telah dilaksanakan,” ucapnya dalam sambutan saat membuka Konferda AMGPM Daerah Aru Selatan.

Dikatakan, Agenda legislatif lima tahunan ini diharapkan melahirkan sejumlah program pelayanan sepanjang tahun 2021 serta komposisi kepengurusan baru, demi membimbing kader-kadernya saling bahu-membahu mewujudkan pembangunan spiritualitas anggota AMGPM pada gaya hidup yang pro pada roh dan semangat untuk membarui diri serta lingkungan.

Menurutnya, Sebagai wadah tunggal pembinaan Pemuda GPM, AMGPM bertanggung jawab untuk membina pemuda gereja sebagai pewaris dan penerus nilai-nilai injili agar memiliki ketahanan Iman, Iptek, sosio Ekonomi, sosio Budaya dan sosio Politik untuk mewujudkan tanggung jawabnya dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara ( Pasal 5, anggaran dasar AMGPM).

“Untuk itu dalam forum ini, saya juga minta agar dapat melakukan sebuah perencanaan melalui berbagai program dan kegiatan yang dikembangkan secara sentral di masing-masing jenjang kepengurusan sesuai dengan kondisi dan permasalahan di wilayah pelayanan jemaat masing-masing,” pintahnya.

Sogalrey juga menegaskan, panggilan untuk membentuk pemuda yang bertanggung jawab di dalam masyarakat bangsa dan bernegara membutuhkan komitmen yang jelas dan besar atas sebuah mimpi dan harapan yang memberi aksentuasi bahwa organisasi ini pun menjalankan tugas sebagai bagian dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda ( OKP) di Maluku dan Maluku utara.

Untuk itu lanjut Sogalrey, perlu sinergitas proses pembentukan spiritualitas Pemuda GPM di daerah Aru Selatan untuk bersama-sama meningkatkan fungsinya secara internal atau dalam satu wahana pemuda lintas agama di Kabupaten Kepulauan Aru, dalam rangka membentuk spiritualitas yang lebih inklusif pluralis tetapi juga inovatif.

Spiritualitas yang inklusif kata Sogalrey, dimaksudkan untuk memperkuat basis pemahaman agama di kalangan pemuda, diantaranya pendidikan dan pembinaan teologi kepada para pemuda untuk mengantisipasi gerakan pembodohan dialogis melalui aksi-aksi anarkisme dengan membawa simbol-simbol agama.

“Gerakan-gerakan itu meninggalkan Titah suci agama sebagai ‘pembawa damai’ atau menghadirkan tanda-tanda damai sejahtera di dunia dan di antara manusia dan alam semesta,” jelasnya.

Sedangkan Spiritualitas yang pluralis dimaksudkan untuk membingkai kehidupan antar umat sehingga para pemuda lintas agama dapat memperkuat hidup orang basudara memperkuat basis ketahanan lokal umat, jemaat atau masyarakat. “Pluralisme yang adalah berkat meski dipahami sebagai kekayaan beragama dan peradaban,” sambung Sogalrey.

Kemudian Spiritualitas yang inovatif sebab pemuda adalah juga tulang punggung bagi kesejahteraan keluarga, daerah, gereja dan bangsa.

“Spiritualitas inovatif menegaskan bahwa pemuda bertekad melawan kemalasan, apatisme, pengangguran, budaya kekerasan, narkoba seks bebas dan melawannya dengan berkarya, berkreasi di berbagai sektor kehidupan. Untuk mewujudkan semuanya membutuhkan kerjasama seluruh elemen masyarakat,” tegas Sogalrey.

Dirinya berpesan agar tinggalkan semua hal yang dapat membuat kita terpecah belah, perbedaan adalah sebuah pengayaan untuk menyatukan kita, sebab sesungguhnya kita adalah keluarga Allah, dalam balutan cinta dan kasih Sita Kaka Walike, Sita Eka Tu, kita adik dan kaka, kita bersatu membangun daerah kita yang tercinta ini.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pengurus daerah cabang dan ranting beserta para ketua majelis jemaat dan seluruh perangkat pelayanan serta seluruh potensi gerakan ayam GPM daerah Aru Selatan yang telah bermitra melakukan tugas-tugas fasilitasi dan advokasi pergumulan masalah pemuda di wilayah Aru Selatan,” tandasnya.

Dia berharap kemitraan yang selalu dibangun dapat membingkai sebuah pemulihan hidup berkelanjutan yang pada gilirannya membawa garam dan terang bagi semua umat.

Exit mobile version