Site icon BeritaJar

Wabup Aru Buka Musda IV Pengajian Al-Hidayah, Ini Harapannya

DOBO, TRIBUNARU.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey, SE membuka kegiatan
Musyawarah Daerah (Musda) IV Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (15/2/2021).

Kegiatan Musda yang diselenggarakan di penginapan Suasana Baru ini mengusung tema “Dengan Musda ke IV Pengajian Al-Hidayah Memiliki Peran Yang Sangat Strategis Dalam Meningkatkan Kwalitas Muslimah di Era Digitalisasi”.

Muin Sogalrey dalam sambutannya mengatakan, Sebagaimana kita ketahui bahwa MUSDA adalah Forum tertinggi organisasi yang mempunyai tugas yang sangat penting dan strategis untuk merumuskan kewajiban organisasi untuk 5 tahun ke depan.

Untuk itu katanya, diharapkan dalam forum ini dapat dilaksanakan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi demi pencapaian rencana dan tujuan yang telah diputuskan dalam MUSDA sebelumnya.

“Selaku Pemerintah daerah saya memberikan apresiasi kepada Pimpinan Daerah Pengajian Al-Hidayah Provinsi Maluku dan Kabupaten Kepulauan Aru yang berupaya berkoordinasi pengorganisasian penataan agenda ini dengan harapan memberikan nilai edukasi yang bersifat religi kepada anggota dalam prespektif memahami dan mengenal konteks kekinian,” ucap Wabup.

Lanjut dikatakan, Sesuai dengan visi bersama dirinya berharap forum ini dapat membahas, mengkaji serta memutuskan keputusan dan kebijakan yang berdampak demi terbentuknya perempuan Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlakul kharimah, cerdas, mandiri den sejahtera dalam membangun keluarga yang Sakinah mawadah dan waromah demi membantu membangun Jargaria Sarkwarisa yang kita cintai bersama.

“Saya mengharapkan dukungan dan berterima kasih kepada Pimpinan Daerah Pengajian Al-Hidayah tingkat Provinsi dan Kabupaten Kepulauan Aru yang telah banyak memberikan kontribusi terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru,” ungkap Muin.

Ia juga berharap agar kita dapat tetap menjaga silaturahmi dan hubungan baik agar bersama-sama dapat mencapai apa yang diharapkan sebagai pencetus mental, moral anak bangsa yang tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam implementasi dan kenyataan.

“Kami mengharapkan dalam pertemuan ini dapat meningkatkan dan menjaga hubungan kita dalam tanggung jawab bersama menjadi penyambung pesan Pemerintah Daerah kepada semua orang dalam membangun silaturahmi yang kokoh antar sesama umat beragama agar dapat mewujudkan masyarakat Jargaria yang aman, Damai, Sejahtera dan Religius,” sambungnya.

Dalam Forum tersebut, Sogalrey menyampaikan seruan pemerintah ditengah masalah kesehatan Global yang dihadapi oleh dunia dan bangsa kita.

“Di kesempatan ini saya juga menghimbau kepada para jamaah dalam Pengajian Al-Hidayah untuk bersama menghayati semangat dan perjuangan organisasi ini, dengan mendedikasikan karya kita bermitra bersama Pemerintah pusat dan daerah ber-kolektif melakukan tindakan preventif secara masif dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19, dengan melakukan 3M yakni Memakai masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan di Air yang mengalir,” himbaunya.

Karena lanjut Muin, pencegahan dan deteksi Kerawanan Penularan Covid-19 dapat dioptimalkan membutuhkan partisipasi aktif kita semua selaku generasi bangsa, sebagai Garda terdepan, untuk mengadvokasi masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan yang dapat menyebabkan penularan virus Corona di masyarakat.

“Semoga momen MUSDA ini tidak hanya bersifat seremonial semata namun dapat bermanfaat menghasilkan keputusan yang berdampak positif bagi pembinaan umat Islam di Kabupaten Kepulauan Aru demi mewujudkan komitmen Pemerintah menjadikan Kabupaten Kepulauan Aru sebagai Laboratorium Kerukunan Umat Beragama di Maluku dan Indonesia,” jelasnya lagi.

Pada para peserta MUSDA, Sogalrey berharap untuk dapat membangun konsolidasi Iman yang kokoh, hindari perdebatan yang sia-sia, sebab sesungguhnya perbedaan pandangan adalah sebuah kekuatan bersama untuk menyatukan perbedaan itu menjadi sebuah harmoni Syiar iman kita yang indah demi peningkatan Iman dan Taqwa kita kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Hadirkanlah program kegiatan yang dapat menggerakkan potensi perempuan Indonesia yang unggul, kompetitif yang memiliki nilai iman dan kwalitas Pendidikan serta mampu menguasai IPTEK yang merupakan dasar dari semua potensi pergerakan perempuan Indonesia, meningkatkan pemberdayaan kaum Perempuan Indonesia di berbagai bidang serta mewujudkan kesetaraan dan keadilan Gender dalam keluarga dan masyarakat,” terangnya.

Selain itu tambah Wabup, Bangunlah terus kemitraan dan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah.

“Harapan saya yaitu selalu bangun kerjasama kegiatan yang akan diputuskan demi membantu Pemerintah daerah dalam implementasi seluruh pencapaian tujuan bersama demi Jargaria Sarkwarisa yang maju, bermartabat dan beriman,” pesan Sogalrey.

 

Exit mobile version