Dobo, BeritaJar.com: Tim SAR gabungan belum juga menemukan jasad ketiga warga Aru yang hilang di mulut sungai desa Dosimar Kecamatan Aru Selatan Timur beberapa waktu lalu, hingga proses pencarian memasuki hari ketujuh, Jumat (29/05).
Sehingga pencarian dari tim gabungan ini resmi diakhiri hari ini, karena tidak juga menunjukkan tanda-tanda ditemukan di sekitar perairan Pulau Trangan Kecamatan Aru Selatan Timur.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin mengatakan bahwa, karena telah masuk hari ketujuh, proses pencarian ketiga warga Aru di perairan Pulau Trangan, akhirnya ditutup. Meskipun korban belum ditemukan.
“Hingga kini, tepatnya hari ketujuh (H.7), Proses pencarian telah dilalukan terhadap 3 (Tiga) korban Kapal KM. Selgwadan Kamar Jaya di seputaran mulut sungai desa Dosimar. Bahkan proses pencarian di sisi darat ikut dilakukan. Namun hasil masih nihil,” kata Muslimin kepada media ini, Jumat (29/05/2020).
Dikatakannya, Sesuai aturan yang berlaku, proses pencarian hanya dapat dilakukan selama tujuh hari. Namun pencarian dari tim gabungan ini masih dapat dilanjutkan kembali ketika ditemukan tanda khusus.
“Setelah berkoordinasi dengan Keluarga korban dan instansi terkait maka Operasi SAR dinyatakan ditutup. Selanjutnya dilanjutkan dengan Pemantauan dan Pemapelan, dan jika ada tanda tanda terkait keberadaan korban maka Operasi SAR akan dibuka kembali,” jelas Muslimin.
Dirinya juga mengucapkan banyak terima kepada semua pihak yakni unsur Pos SAR Tual, Polres Aru, Lanal Aru, Polairud Dobo, Brimob Polda Maluku, Koramil Dobo, BPBD Dobo dan Syahbandar Dobo serta Keluarga Korban yang telah membantu dalam operasi SAR tersebut.
“Kepada seluruh unsur SAR yang terlibat, Saya ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, warga desa Batu Goyang yang hendak pulang kampung merayakan Idul Fitri bersama keluarga menggunakan KM. Selgwadan Kamar Jaya (8GT) terbalik di mulut sungai desa Dosimar akibat ombak besar disertai angin kencang.
Berdasarkan data yang di terima media ini, Sabtu (23/05/2020) dari BPBD Kepulauan Aru, KM Selgwadan Kamar Jaya bertolak dari Dobo sekitar pukul 15.00 Wit membawah 15 penumpang, kemudian sempat berlabuh dan mengambil penumpang/keluarga empat orang di desa Ngaibor Kecamatan Aru Selatan.
Kemudian kapal tersebut kembali berangkat menuju desa Batu Goyang Kecamatan Aru Selatan Timur.
Sekitar pukul 22.00 Wit kapal di hantam gelombang besar disertai angin kencang mengakibatkan kapal terbalik di mulut sungai desa Dosimar.
Berdasarkan lokasi kontak terakhir posisi kapal berada pada, 06° 54′ 20″ S – 134° 3’23” E Perairan pulau Trangan dengan jarak dari Dobo ke LKP 69 NM, Heading 187.41° arah Selatan dari Dobo.
Sekitar pukul 13.35 Wit, tim gabungan di bawah pimpinan Kasad Pol Itu Terloit (Kep) bersama 8 orang kru kapal KP Teluk Ambon milik Pol Airud bersama 2 anggota Koramil 1503-04/Jerol dan 3 Anggota KP3 berangkat dari Dobo menuju lokasi Kaka laut (tanjung lelar) Kecamatan Aru Selatan Timur guna melakukan pencarian korban yang belum ditemukan maupun melakukan evakuasi korban selamat maupun yang sudah meninggal dunia
Total jumlah penumpang 19 orang, 10 diantaranya selamat masing-masing :
1. Ahmat Kamarmir (17/ L)
2. Muhammad Yusuf Opem (72 T/ L)
3. Jamalia Kamarmir (17/ P)
4. Har Lamani kamarmir (60/ L)
5. Larafi laopa. (40/ L)
6. Said kamarmir (45/ L)
7. Hasan opem (14/ L)
8. Rany sogalrey (10/ P)
9. Absa Kamarmir (40/ P)
10. Suwinto (25/ L)
Korban Meninggal yang telah ditemukan 6 orang
1. Johoria Opem (48/P)
2. Naima sogalrey (46/P)
3. Base kamarmir (46/P)
4. Sapinang kamarmir (77/P)
5. Tegar Kamarmir (10/L)
6. Sahrul Kamarmir (7/L)
Sementara 3 penumpang lainnya yang belum ditemukan;
1. Kiki Sogalrey (16/ L)
2. Risky Kamarmir (01/L)
3. Fitriah Kamarmir (8/ P).

