Dobo,BeritaJar.com: Di tengah pandemi virus korona yang kian mewabah, saatnya untuk saling membantu untuk bersama-sama menghadapi dan mengatasi pandemi ini.
Salah satu yang Indonesia hadapi adalah keterbatasan alat pelindung diri (APD) untuk tim medis penanganan pasien virus korona (Covid-19)
Wakil Uskup Kepulauan Aru, P. Tino Ulahayanan MSC kepada media ini, Selasa (05/05) mengatakan bahwa Tarekat MSC melalui Komisi Justice and Peace, Integrity of Creation (JPIC), dalam kerja sama dengan Komunitas Basis Misioner MSC Wilayah Kepulauan Aru dan Gereja Katolik Wilayah Kepulauan Aru, memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker kepada tiga Puskesmas yang ada di kota Dobo.
“Ketiga Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Dobo, Puskesmas Siwalima dan Puskesmas Patidjalabil (Wangel). Semuanya ada di Kota Dobo Kecamatan Pulau-Pulau Aru,” katanya.
Ulahayanan MSC menuturkan, Bantuan ini sebagai bentuk dukungan Gereja Katolik kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, terlebih Dinas Kesehatan, dalam upaya penanggulangan Pandemi Covid-19 di wilayah Kepulauan Aru.
Lanjut dikatakan, Gereja katolik tetap pada komitmennya untuk mengikuti segala keputusan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam upaya penanganan dan penanggulangan penyebaran pandemi ini.
Wakil Uskup Ulahayanan MSC ini juga menjelaskan bahwa Program untuk mengenakan Masker, cuci tangan dan mengambil jarak, tetap menjadi kegiatan yang terus digalakkan.
“Segala jenis kegiatan rohani dan doa, sesuai keputusan Uskup Amboina, masih terus dilakukan di rumah dan keluarga masing-masing,” ungkapnya lagi.
Kita berharap agar melalui kerjasama semua pihak, baik lembaga keagamaan dan pemerintah serta masyarakat seluruhnya, tanpa terkecuali, kita menutup dan menghalangi penyebaran virus berbahaya ini.
“Harapan ini bisa terwujud apabila kita bersama-sama komit dan kepatuhan pada protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah,” pintah Ulahayanan.

