![]() |
| Para ABK Saat Tiba di Bandara Rar Gwamar Dobo, Jumat (24/04/2020) dan Akan di Pekerjakan di KM Nelayan Sejahtera-88 |
Dobo,BeritaJar.com: Sempat terjadi ketegangan di halaman parkiran bandara Rar Gwamar Dobo, ketika diketahui masih ada orang luar yang terus datang ke Dobo melalui jalur penerbangan sebanyak 17 orang.
Ketujuh belas orang ini, memiliki KTP campuran yakni surabaya dan Jakarta yang merupakan zona merah.
Ketegangan ini diakibatkan ketika mereka tiba tidak ada yang jemput, nanti setelahnya barulah pengurus kapalnya datang, Ny. Azeng (toko baru).
Ketujuh belas orang tersebut terpaksa di jemur di halaman parkiran bandara menunggu koordinasi gugus tugas bersama Satuan Bimas Polres Kepulauan Aru barulah mereka di antar langsung ke kapal KM Nelayan Sejahtera-88. Kemudian hingga empat belas hari kedepan kapal tersebut tetap berlabuh di tengah laut dan dilarang merapat ke pelabuhan atau ABK turun.
Pengurus kapal ketika di konfirmasi terkait masih saja ada ABK yang datang, dirinya mengaku mereka datang tanpa sepengetahuan dirinya.
“Saya tahu, karena mereka telepon, ketika mereka di cegat di bandara,”ujarnya.
Menurutnya, Tidak ada koordinasi dari perusahan dengan dirinya sebagai pengurus di Dobo, sehingga ia tidak tahu mereka datang.
Dikatakan, sebelumnya sudah diberitahukan kepada bos, bahwa ada kondisi seperti ini jangan dulu kirim ABK ke sini, lagian datang juga tidak bisa melaut.
“Namun yang terjadi hari ini jadi bingung saya sendiri, karena tanpa pemberitahuan tiba-tiba mereka muncul,” terang ny azeng.
Dia juga menambahkan, Mereka (para ABK) sudah di kapal dan sementara berlabuh di tengah laut dengan stok makanan selama empat belas hari kedepan.
Sementara hasil pemeriksaan mereka suhu tubuh mereka semuanya normal (36 derajat Celcius).
Jumlah penumpang yang tiba di bandara Rar Gwamar tadi sebanyak, 60 orang dengan rincian Surabaya 25 orang, solo 5 orang, Makasar 6 orang, Ambon 21 orang, Manado 1 orang, Semarang 1orang Jokja 1 orang.

