Dobo, BeritaJar.com: Setiap tahun saat musim hujan sebagian wilayah di kota Dobo selalu menjadi langganan genangan air setinggi 40-50 cm atau setara dengan batas lutut kaki orang dewasa.
Entah genangan air akibat drainase yang buruk, sehingga meluapnya beberapa sungai serta mungkin saja tersumbatnya saluran air (goot) yang membuat air tidak mengalir lancar.
Hal ini terlihat saat hujan besar pada Sabtu (7/3/2020), dimana hujan mulai turun pada pagi hari sekira pukul 10.00 WIT sampai dengan jam 15.00 WIT atau jam 3 sore.
Pantauan media ini di beberapa lokasi, hampir sebagaian besar kota Dobo mengalami kebanjiran sampai merendam ratusan rumah warga. Nampak terlihat warga mulai bergegas mengambil barang-barang mereka karena air telah masuk sampai di dalam rumah mereka.
Wilayah yang paling parah adalah dibagian Dok kelurahan Galay Dubu, depan bandara Gwamar Dobo, dan beberapa lokasi lainnya yang ada di dalam kota Dobo.
Terlihat juga warga setempat bergotong royong membersihkan saluran atau got² yang tersumbat.
Selain warga setempat, aparat Kepolisian dari Brimobda Maluku Kompi 2 Batalyon C Sat Pelopor bersama Polsek Pulau-Pulau Aru turut membantu warga. Tampak juga terlihat para anggota kepolisian sedang melakukan pengaturan Arus Lalu Lintas saat banjir di depan Bandara Rar Gwamar Dobo akibat hujan deras yang mengguyur kota Dobo sejak pagi
Warga berharap ada campur tangan dari pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Aru untuk bisa membantu masyarakat yang musibah banjir tersebut.
” Kami berharap pemerintah daerah bisa melihat kondisi banjir ini, dan kiranya ada niat baik dari pemerintah setempat untuk bisa menormalisasi kali/sungai dan juga saluran² yang ada maupun yang belum ada sehingga kedepan tidak ada banjir atau air yang tergenang seperti saat ini,” ungkap Ceko salah satu warga Aru.

