Jelang Pilkada 2020, TNI di Aru Gelar Apel Pasukan

oleh -
oleh
Dobo, Tribun-Aru: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) di Kepulauan Aru menggelar apel pasukan gabungan dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2020.
Apel gabungan TNI-AD ini dipimpin langsung oleh Dandim 1503-Tual Letkol Inf Laode Muhammad Sabaruddin, Bertempat di Lapangan Yos Sudarso Dobo, Rabu (8/01/2020).
Dandim Sabaruddin mengajak, sebagai aparat TNI AD yang bertugas di wilayah Kabupaten kepulauan Aru, Selain kegiatan teritorial, kita juga menghadapi iven besar yaitu pemilihan kepala daerah kabupaten Kepulauan Aru dimana pentahapannya sudah berjalan sehingga sebagai satuan TNI AD kita hanya mengbecap tugas pokok kepolisian di lapangan.
“Penekanan dari komando agar  kita prajurit harus tingkatkan loyalitas karena loyalitas kita sudah luntur, Rantai komando harus jalan dimana yang dituakan harus mengatur anggota sehingga yang perwira sudah jelas mengatur anggota Bintara dan tamtama bukan sebaliknya sehingga kita sama – sama melaksanakan tugas sesuai dengan porsi krpangkatan kita masing – masing, kita harusnya tunjukan Loyalitas ke atas bagi pimpinan, ke samping kepada sesama rekan sesama pangkat dengan kita dan loyalitas ke bawah kepada bawahan/anggota,” tegas Sabaruddin.
Dikatakannya, Media Sosial sering kali memberikan isu bohong (hoax) dengan memberikan informasi pemahaman yang salah jangan kemudian kita sebagai insan prajurit TNI AD salah pergunakan media sosial karena dapat memberikan dampak negatif bagi diri kita sendiri sebagai prajurit.
“Penekanan lainnya oleh komando atas sedang melaksanakan tugas baik itu pada jam – jam dinas agar tidak mengkonsumsi minuman keras karena kita sementara akan dihadapkan dengan pemilihan kepala daerah kabupaten kepulauan Aru tahun 2020, sehingga mari jaga kesehatan dan masa depan prajurit sekalian karena minuman keras tidak baik untuk kesehatan,” tambah Dandim.
Lanjut Sabaruddin, Peredaran Narkoba dalam berbagai jenis sudah semakin banyak dan semakin tren di kalangan masyarakat luas sehingga kita sebagai prajurit TNI AD agar tidak ada lagi yang sengaja untuk mengkonsumsi barang haram tersebut karena dapat merusak masa depan kita, sayangilah orang tua kita karena mereka sangat bangga dengan kita sebagai prajurit TNI AD sehingga mari kita perangi dan lawan peredaran Narkoba di wilayah Kepulauan Aru ini karena dampaknya sangat besar.
Menurutnya, Deteksi Dini dan Cegah Dini (Deni Ceni) agar lebih ditingkatkan lagi, karena jangan sampai laporan informasi terlambat kepada pimpinan sehingga kita semua di tuntut untuk buat jaring Ter bagi aparat Teritorial dan jaring Intel bagi aparat intelijen agar kita dapat dengan cepat mengetahui segala perkembangan yang terjadi diwilayah dengan sebanyak-banyaknya untuk memudahkan melaporkan kepada pimpinan untuk diteruskan ke komando atas, jangan sampai informasi dari wartawan/insan pers langsung masuk ke Panglima/komandan korem sehingga komandan Kodim ditanya tidak mengetahui, itu berarti aparat intelijen/aparat teritorial kurang kerja di lapangan sehingga tidak dilaporkan ke komandan kodim.
“Mari kita menjaga Netralitas dengan Kepolisian, aparat pemerintah daerah maupun masyarakat, jangan sampai kita prajurit TNI AD berkelahi dengan rekan/saudara kita anggota polri sehingga dapat merusak citra kita sebagai prajurit TNI AD sehingga mari kita tetap jaga sinergitas baik dengan kepolisian, pemerintah daerah maupun dengan masyarakat,” ajak Dandim Tual.
Dia menambahkan, Kekompakan terus dijaga karena kita dituntut mulai pendidikan dasar sehingga harus kompak mulai dari keluarga, rekan kerja dan masyarakat sekitar serta hubungan baik dengan masyarakat pun harus dijaga, baik komunikasi sosial dengan masyarakat, pemda dan lainnya dan menggalang dengan baik dengan Senyum, Silahturahmi silahturahmi (4S) marilah jadikan masyarakat sebagai keluarga kita karena sampai saat ini TNI AD masih dipercayakan masyarakat sehingga harus dijaga hubungan baik agar kepercayaan itu tetap terjalin baik.
” Baik Senior maupun perwira jangan selalu menjadi provokasi dengan banyak vokal sehingga akan dianggap provokator sehingga bisa menasehati bawahan kita dengan baik, karena rejeki kita sudah ada yg mengatur jadi jangan saling mengiri, Sebagai prajurit TNI AD yang bertugas di daerah Dobo jangan egois karena sesama rekan itu adalah keluarga kita juga dimana pada saat dalam medan operasi pada saat kena tembak atau luka yang lihat kita awal itu rekan kita itu sehingga harus dijaga selalu loyalitas dan kekompakan,” ucapnya.
  
Pasukan yang terlibat dalam apel itu adalah 1 SSR Perwira TNI AD, 1 SST Koramil 1503-03/Dobo, 1 SST Kodim Satgas Ter,  2 SST Kipan E Yonif 734/SNS.
Hadir dalam apel tersebut Dandim 1503/Tual Letkol Inf Laode Muhammad Sabaruddin, Pabung Kepulauan Aru Kodim 1503/Tual Mayor Arm Hi. La Musa, SH,. MH, Pasiter Kodim Persiapan Kepulauan Aru Kapten Inf Hambali, Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Dody Masaoy,  Pasiops Kodim Persiapan Kapten Kav Sitinjak dan Pjs. Dankipan E Yonif 734/SNS Letda Inf Wiliam Bembuain. (Koko Kilikily)