Site icon BeritaJar

3.594,3 Liter Miras Dimusnahkan Polres Aru

Dobo, Tribun-Aru.com - Sebanyak 3.594,3 Liter Minum Keras (Miras) jenis Sopir dan Anggur dimusnahkan oleh Polres Aru, bertempat di Halaman Mapolres Kepulauan Aru usai menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Siwalima, Kamis (19/12/2019).    Pemusnahan miras tersebut merupakan hasil Operasi Pekat dan kegiatan rutin yang ditingkatkan Polres Kepulauan Aru  dan diawali dengan Penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Minuman Keras oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Pimpinan TNI/Polri, Tokoh Agama dan undangan lainnya yang turut hadir.

Dobo, Tribun-Aru.com – Sebanyak 3.594,3 Liter Minum Keras (Miras) jenis Sopir dan Anggur dimusnahkan oleh Polres Aru, bertempat di Halaman Mapolres Kepulauan Aru usai menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Siwalima, Kamis (19/12/2019).

Pemusnahan miras tersebut merupakan hasil Operasi Pekat dan kegiatan rutin yang ditingkatkan Polres Kepulauan Aru  dan diawali dengan Penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Minuman Keras oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Pimpinan TNI/Polri, Tokoh Agama dan undangan lainnya yang turut hadir.

Dari hasil sitahan itu, dapat dirincikan melalui Operasi Pekat dengan hasil sitaan sebanyak 2.466,6 liter dan Kegiatan Rutin yang ditingkatkan dengan hasil sebanyak 1.127,7 liter. Jadi total yang keseluruhan yang di musnahkan sebanyak 3.594,3 Liter.

Sebelumnya, Diwaktu yang sama pula Polres Kepulauan  Aru menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Siwalima dalam rangka mengamankan Natal dan Tahun Baru dengan tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Siwalima Kita Tingkatkan Sinergi Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman Dan Nyaman  Pada Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020”.

Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Asmar Sena, SH,. MH mempimpin Apel tersebut dan Komandan apel  Kasat Bimas Polres Kepulauan Aru Iptu Ridolop Bembuain, Kabag Sumda AKP Hi. Can Ottoluwa selaku Perwira apel. Selanjutnya Pemasangan Pita Operasi kepada Perwakilan Pasukan.

Wakapolres Aru saat membacakan Amanat Kapolri, mengatakan bahwa  Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

” Operasi LiIin tahun 2019 merupakan Operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019, sampai dengan hari Rabu tanggal 1 Januari 2020. Fokus pengamanan adalah 61.308 obyek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Kapolri, operasi ini akan melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara Iain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.

“Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.792 titik pos pengamanan, 745 titik pos pelayanan, dan 45 titik pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

“Berdasarkan prediksi intelijen, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus kita antisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako,” jelas Kapolri.

Menurutnya, Konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras. “Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan Iangkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah,” pesan Kapolri.

Turut hadir dalam apel tersebut Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, SE, Ketua DPRD Aru, Udin Belsigaway, Para Perwira  Tinggi Polres Aru, dan Para Forkopimda serta Para tamu undangan lainnya.

Exit mobile version