Dobo, Tribun-Aru.com: Bupati Kepulauan Aru, dr Johan Gonga menyebutkan bahwa mari tinggalkan segala kebiasaan kita yang sudah tidak zaman lagi yaitu saling menjatuhkan dan saling menggigit dalam hidup adik kaka, mari bahu membahu bekerja keras untuk mewujudkan Aru yang lebih baik lagi dengan program yang kita kenal dengan nama Sehat Negriku Cerdas Rakyatku yang merupakan program yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Daerah.
Hal ini diungkapkan Bupati Johan Gonga dalam sambutannya pada HUT Kabupaten Kepulauan Aru yang Ke 16 di Lapangan Yos Sudarso Dobo, Rabu (18/12/2019).
Bupati Aru mengajak kita jadikan peringatan hari jadi ini sebagai momentum untuk mensyukuri dan memahami perjalanan separuh pembangunan kita, walau tentunya perjuangan kita harus terus berlanjut, tugas berat yang menanti untuk mengentaskan kemiskinan, mencipatakan lapangan kerja membangun karakter masyarakat, mengatasi masalah kesehatan, menjaga keslestraian lingkungan dan memitigasi kerwanan bencana, serta merajut harmoni sosial.
“Mari kita membangun sinergitas bersama antara DPRD, Forkopimda dengan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa, mendorong kepemimpinan yang senantiasa hadir dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif, dalam upaya membangun Jargaria Sarkwarisa yang lebih baik yang beriman, sehat, cerdas, aman berbudaya dan sejahtera,” ajak Gonga.
Melalui Hari Ulang Tahun ini, Lanjut Bupati, kuatkan keseimbangan peran (check and ballances power) diantara elemen penyelenggara pemerintahan daerah, dan masyarakat dalam konstruksi hubungan kepemerintahan dalam menyikapi berbagai tuntutan dan kebutuhan publik, walupun kita sama-sama sadari bahwa sejumlah pencapaian keberhasilan telah kita torehkan bersama namun tidak bisa dipungkiri, masih terdapat berbagai kekurangan dan kendala yang ditemui.
“Disaat ini pula, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat, Bapak/Ibu Penggagas, Pemikir dan Tokoh serta Badan Koordinasi Pejuang Pemekaran Kabupaten Kepulauan Aru, bersama semua sesepuh di daerah ini; serta seluruh jajaran pemerintah daerah dan stakeholder terkait, Pimpinan TNI/POLRI, Pimpinan BUMN/BUMD, Para Camat, kepala desa dan Perangkat desa, Badan Permusyawaratan desa, Para Guru, Dokter, Bidan, Perawat, Para Imam, Pendeta, Pastor, Badan Pekerja Harian Majelis Adat Aru Ursia Urlima, Pimpinan Majelis Adat Aru Ursia Urlima serta pengurus, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Masyarakat, Media Masa cetak dan elektronik yang turut mendukung pelayanan publik kepada seluruh masyarakat dari Godor Jurin sampai Surin Toi-Toi atas dukungan dan kerja sama yang dibangun selama ini, disertai permintaan maaf, atas sejumlah kekurangan dan pencapaian yang belum sesuai target yang diharapkan,” ucap Bupati Gonga.
Lanjut dikatakannya, Melalui momen ini selaku Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Bupati mengingatkan bahwa beberapa hari lagi kita memasuki Natal dan Tahun Baru untuk itu kita harus selalu meningkatkan Persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama menjaga Stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat.
” Kondusivitas Kamtibmas, sangat kita harapkan guna suksesnya perayaan iman tersebut. Hindari tindakan-tindakan atau isu isu yang tidak bertanggungjawab, fitnah, gesekan antar kelompok masyarakat, adu domba yang bernuansa politik maupun yang bersinggungan dengan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) yang dapat memecah belah, memicu pemusuhan, pertikaian dan perbuatan anarkis hingga pada ancaman disintegrasi bangsa,” harap Gonga.
Sebelum mengakhiri sambutannya, atas nama Pemerintah Daerah, Bupati bersama Wakil Bupati Kepulauan Aru dan keluarga , menyampaikan “SELAMAT HARI JADI KE-16 KABUPATEN KEPULAUAN ARU, MAJULAH ARU, SEHAT RAKYATKU, CERDAS NEGRIKU, dibalut Damainya hati kita.
“Saya bersama seluruh Jajaran mengucapkan Selamat Natal bagi seluruh Umat Kristiani dari Batu Goyang sampai Warialau dan Selamat memasuki Tahun Baru 1 Januari 2020, bagi kita semua semoga kita semua berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya. (Koko Kilikily)

